Kejuaraan Dunia di India: Alwi Farhan Fokus Main, Nggak Pikirin Venue
Alwi Farhan siap menghadapi tantangan besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang digelar di India pada pertengahan Agustus ini.Alwi nggak mau pikirin venue.
Tantangan besar yang dimaksud berkaitan dengan kesiapan tuan rumah dalam menyelenggarakan event besar level Grade 1 BWF.
India sempat menjadi sorotan tajam saat menggelar India Open pada awal Januari 2026. Itu terjadi setelah serangkaian persoalan non teknis yang muncul di lapangan. Mulai dari isu kebersihan hingga hewan yang masuk ke arena Indira Gandhi Stadium, New Delhi.
Nah, kebetulan venue yang digunakan untuk Kejuaraan Dunia pada 17-23 Agustus nanti, memakai tempat yang sama. Alwi Farhan tak menampik ada kekhawatiran terkait hal-hal non teknis tersebut. Namun ia memilih menyikapi hal itu secara positif. Terlebih, BWF disebutnya sudah melakukan peninjauan langsung sebelum Kejuaraan Dunia bergulir.
“Ya memang itu kondisi dan situasinya mau ngomong apa. Saya tak tahu kondisinya bakal gimana. Tapi saya saat dapat info, BWF dari dua minggu sebelum perhelatan dimulai mereka sudah standby di sana untuk memastikan bahwa tidak ada lagi yang dikomplain-komplain seperti kemarin,” ujar Alwi.
“Kalau dibilang khawatir ya saya khawatir, tapi saya tak mau rugi karena semuanya merasakan. Yang ada begitu mau gimana lagi, harus kita nikmati saja lah,” tegasnya.
Terlepas dari itu, bagi Alwi, Kejuaraan Dunia tetap punya hawa yang berbeda dibanding turnamen lain. Tekanannya tinggi karena statusnya sebagai salah satu turnamen paling bergengsi di kalender BWF.
“Hawa Kejuaraan Dunia beda banget. Memang enggak ada yang senyum-senyum. Semua susah tidur, sudah enggak sabar mau main, orang sudah takut duluan sebelum main,” katanya.
“Ya itu tantangannya kayak turnamen besar dan bergengsi. Memang yang juara yang bisa mengatasi itu semua. Kita lihat siapa yang bisa juara dan mengatasi rasa ragu-ragu dan takut,” ujar dia.
Alwi lantas berharap di Kejuaraan Dunia tahun ini bisa memberikan hasil terbaik. Pada edisi lalu, juara Indonesia Masters 2026 ini terhenti di babak 16 besar.
“Saya berharap Kejuaraan Dunia vibes-nya seperti Kejuaraan Dunia, penyelenggaraannya bagus, dan kita tim Indonesia bisa kasih yang terbaik,” Alwi memungkasi.
Sumber: https://sport.detik.com/
